Info Semua

Herbal Pereda Mual

Minggu, 28 Maret 2010 Filed under : Alternatif, Informasi, Terbaru by Pekerja

Ada beberapa kiat untuk mengatasi mual. Yang penting adalah mengistirahatkan lambung. Maksudnya, jangan makan apa pun, mesti tetap harus menjaga agar tubuh tidak kekurangan cairan. Minum sedikit air bisa membantu mengatasi mual.

Banyak orang mencoba mengasup minuman herbal untuk mengatasi rasa mual dan muntah. Hati-hati, semua minuman ini mungkin tidak cocok untuk setiap orang. Bisa jadi jahe cocok untuk satu orang, tapi tidak bagi yang lain.

Beberapa minuman herbal ini bisa dicoba untuk mengatasi mual.

Minuman mengandung mint
Aroma mint memiliki khasiat untuk menenangkan pencernaan. Kandungan mentol yang terdapat dalam daun mint bisa membantu pencernaan. Bonus lain, napas Anda akan beraroma segar setelah meminumnya.

Minuman dari bunga krisan
Minuman dari bunga krisan (chrysanthemum) memiliki cita rasa manis dan wangi. Biasanya bunga krisan dipadukan dengan teh. Teh yang mengandung bunga krisan membantu melindung organ hati dan menetralkan racun dalam tubuh. Secara tidak langsung hal ini membantu mencegah rasa mual dan muntah.

Minuman yang mengandung ginseng
Herbal ini sudah lama dipercaya untuk mengatasi berbagai keluhan. Meski demikian, rasanya yang kuat membuat ginseng belum tentu disukai setiap orang. Manfaatnya antara lain membantu proses pencernaan, membantu mengatasi kelelahan dan meredam sakit perut.

Minuman yang mengandung jahe
Rimpang ini sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Tumbuhan satu ini bisa dipadupadankan dalam makanan dan minuman. Khasiatnya sangat ampuh dalam mengatasi mual dan muntah (GHS/Mic)

0 komentar

Ganggang Hijau Tingkatkan Trombosit secara Cepat

Selasa, 23 Maret 2010 Filed under : Alternatif, Informasi, Terbaru by Pekerja
Ganggang hijau sangat baik untuk menangani penderita demam berdarah dengue. Tumbuhan ini mampu mempercepat penyembuhan dan memperbaiki kondisi kesehatan pasien.

Hal itu terungkap dalam penelitian bersama sejumlah peneliti dari Rumah Sakit Karya Bhakti Bogor, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) cabang Bogor, dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor yang disosialisasi dalam jumpa pers, Kamis (4/2/2010).

Sebanyak 82 penderita demam berdarah berat diikutsertakan dalam penelitian itu dan dibagi dalam dua kelompok: kelompok perlakuan dan kontrol.

Peneliti utama Adi Teruna dari RS Karya Bhakti mengatakan, kedua kelompok mendapat terapi standar sesuai petunjuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu pemberian cairan, garam tubuh, dan makanan gizi seimbang. Sejauh ini, demam berdarah dengue (DBD) tidak ada obat atau vaksinnya. Selama ini, penderita yang parah jika perlu diberi transfusi darah, albumin, atau plasma. Kadang diberi penghilang rasa sakit atau oksigen.

Dalam penelitian itu kelompok perlakuan terapi ditambah ekstrak ganggang hijau (chlorella) dalam bentuk sirup sebanyak 30 ml per hari. Setelah itu, hemoglobin, hematokrit, dan trombosit penderita diperiksa setiap hari sampai subyek bebas dari simtom DBD dan trombosit meningkat hingga lebih dari 100.000. Hasil penelitian dianalisis secara statistik.

Hasilnya, penggunaan ganggang hijau mampu secara signifikan mempercepat penyembuhan, memperbaiki permeabilitas vaskuler, dan meningkatkan trombosit.

Pada kelompok perlakuan, rata-rata masa penyembuhan 2,76 hari dan pada kelompok kontrol 4,43 hari. Peningkatan trombosit dan penurunan hemoglobin serta hematokrit lebih cepat pada kelompok perlakuan.

Dia mengatakan, DBD merupakan penyakit bersifat self-limited. Dalam dinamikanya tak jarang timbul demam dengan gangguan perdarahan, bahkan dapat berkembang menjadi katastrofik (sindroma renjatan dengue). Hal ini karena kemampuan virus memperbanyak diri (replikasi virus) tinggi akibat bantuan enzim reverse transcriptase. Ketika terserang DBD, interferon alfa yang berfungsi melindungi sel dari virus juga tak terbentuk.

Ganggang hijau ditengarai mempercepat penyembuhan dengan cara menghambat enzim reverse transcriptase sehingga menekan perbanyakan virus.

Selain itu, ganggang hijau juga meningkatkan imunitas nonspesifik dan spesifik serta merangsang peningkatan fungsi produksi sumsum tulang yang berperan dalam pembentukan trombosit. Ganggang hijau yang mengandung asam nukleat juga berperan membentuk daya tahan tubuh.

Adi mengatakan, jika demam mencapai 39 derajat celsius dan trombosit di bawah 100.000, sebaiknya segera ke rumah sakit. Dalam banyak kasus, penderita tidak sadar dirinya terkena DBD. ”Begitu demam dan pusing sedikit lalu minum obat bebas dan merasa lebih baik. Padahal, virus terus bertambah banyak dan terbuka kemungkinan penyakit semakin akut atau, bahkan, mengalami shock,” ujarnya.

Sebagai makanan tambahan, ganggang hijau aman diberikan untuk membantu penyembuhan lebih cepat dan menghindari terjadinya keakutan.

Peneliti lainnya, Yekti Hartati Effendi, pengajar bidang Kesehatan Masyarakat khususnya Patofisiologi Gizi di IPB, mengatakan, penanganan DBD tidak cukup dengan menyembuhkan penderita. Perlu dipikirkan pula penanganan vektornya, nyamuk Aedes aegypti.

”Nyamuk yang pernah menggigit penderita akan menjadi vektor penyebar penyakit selama dua bulan masa hidup nyamuk itu. Jarak tempuh terbangnya sejauh sekitar 20 rumah,” ujarnya.

0 komentar

Wisata Belanja Busana Muslim

Rabu, 17 Maret 2010 Filed under : Busana Muslim by Pekerja
Liburan panjang tahun baru kemarin saya menyempatkan diri pergi ke Yogyakarta, sangat ingin berwisata kesana, akhirnya saya dan suami dapat libur panjang dari akhir desember tahun 2009 kemarin. Dan hal itu tidak saya sia – siakan. Sudah lama kami menanti – nanti ini. Akhirnya tanggal 24 desember mulai libur kami langsung otw (on the way) ke yogyakarta. Cukup lelah perjalanan sampai disana mata saya dimanjakan oleh beberapa koleksi BUSANA MUSLIM yang ada di salah satu butik ternama.

Akhirnya saya mencoba masuk ke butik dan di sana menyediakan banyak jenis BAJU MUSLIM, mulai dari gamis, jilbab, sajadah, dll. Tidak saya lewatkan kesempatan ini. Mata saya cepat – cepat tertuju pada gamis hijau tua yang didesain dengan elegantnya ya harganya cukup menantang, namun saya melihat kualitasnya. Ketimbang saya pulang tangan kosong. Lalu saya memutuskan untuk membeli dua buah gamis warna hijau dan putih dengan motif batik. Tidak ketinggalan suami saya pun ngebet pengen membeli juga.

0 komentar

Dengan Ikhlas, Penyakit pun akan Sembuh!

Selasa, 16 Maret 2010 Filed under : Alternatif, Informasi, Terbaru by Pekerja

Jiwa adalah sebuah potensi yang tidak tampak tetapi efeknya luar biasa. Dengan menggunakan kekuatan jiwa, beragam penyakit mulai dari yang ringan hingga berat sebenarnya dapat disembuhkan.

Seperti diungkapkan praktisi dan pengajar penyembuhan holistik, Reza Gunawan, pada dasarnya setiap manusia bisa menyembuhkan dirinya sendiri, tapi tidak semua orang tahu caranya. Salah satu kunci kekuatan jiwa yang dapat menyembuhkan penyakit adalah perasaan ikhlas.

Menurut Reza, rasa ikhlas secara sederhana dapat diartikan dengan perasaan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ikhlas adalah sesuatu yang mungkin hanya dapat digambarkan dengan perasaan seperti ini. Apapun kenyataan hidup, sudah tidak lagi berbenturan dengan keinginan dan hasrat karena kita sudah bisa menerima dengan apa adanya," ungkap Reza.

Ikhlas, terang Reza, dapat menyembuhkan dengan cara menyelaraskan tubuh dan pikiran, selain juga menetralisir pikiran dan perasaan supaya tidak terpendam dan menumpuk dalam hati. Ikhlas merupakan bagian dari konsep sehat secara holistik yakni keselerasan dan keseimbangan antara tiga unsur yakni tubuh (body), pikiran (mind) dan jiwa (mood).

"Kalau badan kita sudah muncul keluhan seperti sakit-sakit, itu berarti timbunan dalam pikiran dan jiwa sudah terlalu banyak. Dengan hati yang ikhlas, gelombang dan detak jantung menjadi lebih selaras atau harmonis. Jantung itu pemimpinnya tubuh karena dengan jantung yang selaras maka otak berfungsi maksimal. Kalau jantung atau perasaan kita korslet, otak tidak akan bisa berfungnsi maksimal. Jadi, dengan ikhlas jelas akan membuat tubuh menjadi lebih sehat," paparnya.

Untuk mencapai dan mewujudkan perasaan ikhlas dalam hati, Reza menyatakan setiap orang tentu memiliki kemampuan berbeda. Untuk itulah, Reza menyarankan untuk membiasakan diri berlatih secara bertahap dan rutin.

"Ada tiga langkah yang dapat dilakukan untuk melatih diri supaya ikhlas, yang pertama Sering-seringlah berhenti dan bernafas untuk mengistirahatkan pikiran, ingat bahwa sesuatu tidak ada yang kekal dan belajar untuk menerima atau mengikhlaskan diri dari tahap yang paling mudah," tandasnya.

Tiga Tips Melatih Ikhlas

1. Sering-seringlah berhenti dan bernafas (rileks) untuk mengistirahatkan pikiran. Manusia seringkali sulit mencapai keikhlasan karena pikirannya jalan terus. Dengan latihan ini, kita juga akan bebas dari ketegangan.

2. Selalu ingat bahwa segala sesuatu selalu akan berubah. Seseorang susah ikhlas karena menilai segalanya bersifat kekal, padahal apa yang tidak kita dapatkan sementara ini pada suatu hari nanti akan berubah. "Tidak ada yang kekal atau tetap, mungkin situasinya yang berubah atau keinginan kita yang berubah. Jadi apa yang kita sukai atau pun kita tak sukai tentu akan berubah," terang Reza..

3. Start di titik yang paling mudah. Belajarlah untuk mulai menerima hal-hal yang ringan atau gampang dulu. Untuk bisa merasa ikhlas memang tidak mudah dan terpulang kepada pribadi masing-masing. Tetapi mulailah untuk menerima kenyataan yang paling ringan dulu. Dengan begitu, otot ikhlas kita akan terlatih.

Reza mencontohkannya dengan sebuah kasus ketika Anda marah karena tak bisa menerima bos di kantor yang tak berlaku adil. Kalau Anda tidak bisa memaafkan orangnya, cobalah untuk memaafkan atau mengikhlaskan dulu perilakunya. Bila ini masih sulit, mulailah untuk mengikhlaskan perasaan kita bahwa kita sedang marah.

"Kalaupun memang tidak bisa juga ikhlas dengan perasaan kita sendiri, minimal ikhlaskan dulu bahwa kita memang belum bisa ikhlas. Jadi, pada tahap paling ringan itulah yang dapat menjadi pintu paling gampang menuju gerbang keikhlasan," pungkasnya.

0 komentar

Ada Pankreas Buatan untuk Diabetesi!

Jumat, 05 Maret 2010 Filed under : Alternatif, Informasi, Terbaru by Pekerja

Para ilmuwan di Cambridge, Inggris, menunjukkan pankreas buatan bisa berfungsi untuk mengatur kadar gula darah pada anak penderita diabetes tipe 1. Hasil penelitian ini merupakan sebuah langkah maju dalam penelitian penyakit diabetes.

Dalam ujicoba tersebut, para ilmuwan mengombinasikan sensor "real time" yang mengukur kadar glukosa dengan pompa yang mengantarkan insulin sehingga mampu mengontrol kadar gula darah dalam semalam. Hal ini secara siginifikan akan mengurangi risiko hipoglikemia (gula darah terlalu rendah).

Diabetes tipe 1 terjadi ketika pankreas hanya menghasilkan sedikit insulin atau tidak sama sekali. Tanpa sirkulasi insulin di dalam darah, gula tidak akan bisa memasuki sel-sel tubuh dan akan tetap berada di dalam darah. Untuk menggantikan insulin yang tidak dihasilkan tubuh itu, penderita diabetes tipe 1 bergantung pada obat atau suntikan insulin.

Dalam riset yang dilakukan di Inggris ini, 17 anak dan remaja penderita diabetes tipe 1 ikut terlibat dalam penelitian selama 54 malam di rumah sakit. Secara umum, alat monitoring glukosa dan pompa insulin yang dipakai dalam riset ini sudah banyak dipakai dan dijual bebas.

Namun, agar sistem monitoring kondisi pasien bisa lebih dalam lagi, para peneliti membuat sistem algoritma yang canggih untuk menghitung jumlah insulin yang disalurkan berdasarkan kadar glukosa saat ini (real time).

Para peneliti lalu mengukur kerja pankreas buatan untuk mengontrol kadar glukosa dibandingkan dengan pasien yang menggunakan pompa insulin. Secara umum pankreas buatan ini mampu menjaga gula darah dalam kadar normal sekitar 60 persen, bandingkan dengan pompa insulin yang hanya 40 persen.

Sejak akhir 1970-an para dokter telah melakukan transplantasi pankreas. Bila transplantasi ini berhasil dilakukan, banyak penderita diabetes tak perlu lagi memakai insulin atau perlu sering mengukur gula darahnya.

Namun, transplantasi tidak selalu berhasil. Selain adanya risiko yang terkait dengan setiap tindakan pembedahan, juga ada reaksi penolakan tubuh terhadap organ baru itu. Karena itu, para dokter lebih menganjurkan penggunaan obat dan perubahan gaya hidup untuk mengontrol penyakit diabetes.

Semoga, dengan keberhasilan uji coba pankreas buatan ini, terbuka harapan bagi para penderita diabetes terhindar dari bahaya akibat tingginya fluktuasi kadar gula darah.

0 komentar

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Info Semua

Memuat...
Powered By Blogger

Blogroll

  • Baju Hamil
  • Obat Tradisional
  • Baju Muslim

Category

Alternatif Baju Hamil Bisnis Online Busana Muslim Informasi Obat Obat Herbal Pajak Penyakit Terbaru Topi Emerica

Arsip Blog

  • ►  2011 (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2010 (20)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (5)
    • ▼  Maret (5)
      • Herbal Pereda Mual
      • Ganggang Hijau Tingkatkan Trombosit secara Cepat
      • Wisata Belanja Busana Muslim
      • Dengan Ikhlas, Penyakit pun akan Sembuh!
      • Ada Pankreas Buatan untuk Diabetesi!
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
Tips Ibu
Tips Anantasari by Blogger Template Place